Go to Design This templates is Bloggerized by abdul salim

Jumat, 28 Januari 2011

SEJARAH FISIKA

Posted by labphysics On 20.00 No comments








  • Perkembangan ilmu fisika ( sejarah fisika) sejak zaman dahulu samapai sekarang perlu dipelu di pelajarai, sehingga dapat diketaui perkembangan teori, konsep, hipotesa mulai fisika elementer, fisika klasik sampai dengan fisika modern.
    Sejarah fisika,  penting ditahui karena pengetahuan ini akan memberikan pengertian yang lebih mendalam tentang perkembangan fisika modern. Dengan mengetahui perkembangan sejarah fisika kita dapat mengeetahui peranan ilmu pengetahuan lain yang mendukungnya. Ilmu fisika tidak dapat berdiri sendiri tampa didukung oleh perkembangan ilmu pengetahuan yang lain terutama matematika.
    Sejarah fisika akan memberikan interesan dalam mempelajari perkembangan dan pertumbuhan pemikiran manusia, seperti halnya pemikiran para ahli fisika seperti NEWTON, Galileo tentang relativitas.
    Sejarah fisika dapat dibagi menjadi lima periode yang masing-masing periode mempunyai karakteristik sendiri.
    1.      PERIODE I (ZAMAN PURBAKALA S/D TAHUN 1500 SM)
    Pada zaman purbakala semasa manusia belum berilmu, ala mini nampaknya Satu. Tetapi pada sekitar tahun 1550 sm orang telah mulai mengadakan percobaan yang mempunyai metode experiment yang sederhana.
    Karekteristik umum dari periode ini adalah :
    a.       Belum adanya experiment yang sistematis
    b.      Belum adanya kebebasan dalam mengadakn percobaan

    2.      PERIODE II (SEKITAR 1550 SM S/D TAHUN 1800  )
    Periode ini berintikan pada pekerjaan klasik dari newton dan Galileo. Yang berprinsip dasar bahwa : “ilmu itu dapat dikembangkan dan dimajukan sesuai dengan teori yang berdasarkan experiment diterima atau ditolak apabila teori sesuia atau berlawanan dengan experiment yang diperlukan untuk menguji teori tersebut”

    3.      PERIODE III (TAHUN 1800  S/D 1890 )
    Periode ini ditandai dengan kemajuan pesat fisika klasik dan merupakan dasar perkembangan fisika kwantum. Karekteristik periode III ini sangat di warnai tokoh-tokoh joule count rumford, Thomas joung, faraday.

    4.      PERIODE IV (TAHUN 1887 S/D 1925 )
    Periode ini di awali dengan penemuan efek foto listrik, setelah sepuluh tahun kemudian ditemukan secara berturut-berturut sinar X (1895), radio aktivitas (1895), electron (1900). Pada periode ini teori kuantum masih dihubungkan dengan teori klasik semi modern. Karena itu perkembangan nya kurang pesat. Periode ini disebut “teori kwantum mekanika lama( the old quantum mechanics).
    5.       PERIODE V (TAHUN 1925 S/D SEKARANG )
    Pada periode ini muncul teori baru yang revolusioner dan tidak mengindahkan lagi fisika klasik. Ahli-ahli seperti de Broglie, Heisenberg, Schrodinger, Davission, Germer, Thomson memberi arti penting dalam periode ini.


    0 komentar:

    Poskan Komentar